Blogs Ads

Saturday, 29 September 2012

Mengenai Nasab Rasullulah melalui Fatimah dan Ali


Dalam hal nasab, seperti diriwayatkan oleh Thabrani, bahwasanya Rasulullah saw telah bersabda:  

"Allah menciptakan keturunan setiap Nabi dari tulang sulbinya sendiri, namun Allah menciptakan keturunanku dari tulang sulbi Ali bin Abi Thalib."

Hal ini diperkuat dengan hadits yang bersumber dari Umran bin Hushain, bahwa Rasulullah telah berkata:

"Apakah yang kamu inginkan dari Ali, apakah yang kamu inginkan dari Ali, apakah yang kamu inginkan dari Ali? Sesungguhnya Ali dariku dan aku darinya. Ia adalah pemimpin semua orang mukmin sesudahku."

Ibnu Abbas ra meriwayatkan sebuah hadits, bahwasanya Rasulullah saw menyatakan:

 'Manusia diciptakan dari berbagai jenis pohon, sedang aku dan Ali bin Abi Thalib diciptakan dari satu jenis pohon (unsur). Apakah yang hendak kalian katakan tentang sebatang pohon yang aku sendiri merupakan pangkalnya, Fatimah dahannya, Ali getahnya, al-Hasan dan al-Husein buahnya, dan para pencinta kami adalah dedaunannya! Barangsiapa yang bergelantung pada salah satu dahannya ia akan diantar ke dalam surga, dan barangsiapa yang meninggalkannya ia akan terjerumus ke dalam neraka."


Ia dinamakan Fathimah karena Allah SWT mencegah dirinya dari api neraka, berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas bahwa Nabi bersabda:
 


'Sesungguhnya Fathimah adalah orang yang suci farajnya, maka Allah haramkan atas dia dan keturunannya akan api neraka.'

Al-Nasai meriwayatkan, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:

Sesungguhnya putriku Fathimah ini adalah seorang manusia-bidadari. Dia tidak haid dan tidak pula mengeluarkan kotoran. Karena itulah ia dinamakan al-Zahra atau 'yang suci', sebab ia tidak pernah mengeluarkan darah, baik dalam haid maupun sesudah melahirkan (nifas). Pada saat melahirkan, ia mandi dan kemudian shalat sehingga ia tidak pernah luput dari melaksanakan shalat. Adapun sebutan al-Batul baginya itu adalah karena ia merupakan wanita yang paling menonjol di masanya dalam hal keutamaan, agama dan keturunan.


Dikemukakan pula oleh al-Thabrani, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

" Tiap anak itu bernisbat kepada keturunan bapaknya, kecuali putra Fathimah, akulah wali mereka dan akulah ashabah mereka".


 Dalam riwayat lain yang sahih disebutkan:

"Setiap anak itu mengikuti garis keturunan bapaknya kecuali anak-anak Fathimah , sebab akulah ayah mereka dan ashabah mereka".



Dalam riwayat lain yang sahih disebutkan:

"Setiap anak itu mengikuti garis keturunan bapaknya kecuali anak-anak Fathimah , sebab akulah ayah mereka dan ashabah mereka".



 Maka,wahai muslimin dan muslimat,melalui hadis-hadis berkenaan,jelaslah Fatimah,melalui Hasan dan Husin adalah penyambung nasab Rasullulah hingga ke hari ini.

Mengapa nasab Nabi Muhammad melalui Fatimah (perkahwinan dengan Ali),usahlah kita menyangsikan kekuasaan Allah,kita harus percayakepada ketentuan takdir Allah,

jika Allah mahu ia jadi,maka ia jadilah,'Kun Faya Kun'...seperti kisah Nabi Isa Al Masih dan Maryam yang lahir tanpa sang bapa.Berbeza dengan kisah Rasullulah dan 'Ahlul Bait'

Masih ada yang tak faham makna Kun Faya Kun?

sila klik ke page  ini>KUN FAYA KUN

Wallahu alam bisawab...


Disclaimer

Wallahualam bisawab...semua yang dituliskan di blog ini berdasarkan kefahaman dari informasi yang sahih menurut ahli sunah waljamaah iaitu berpandukan al Quran dan hadis sahih,bukan dari andaian maupun dongengan semata-mata.

setiap kepercayaan adalah keimanan kepada agama Allah,...

apakah masih ada diantara kalian yang berani meniadakan kekuasaanNya serta berani mempertikaikan kebenaran serta kehendakNya?

saya mungkin tersilap ejaan atau penulisan cerita...sila betulkan...

mari kongsi ilmu yang sahih dan sejati ,
bukannya dengan marah dan iri hati.

terima kasih wahai saudara-saudari muslimku..